Selasa, 05 Juli 2011

AKU AKAN SELALU TEGAR


Jangan pernah kau risaukan
Tentang lara dalam hati ini
Atas keberanjakanmu
Dari hidupku

"Slamat bahagia
Atas keputusanmu"
Haya itu ucapan
Terahirku untukmu

Aku akan selalu tegar
Untuk melanjutkan
Hidup dan mimpiku
Meski tanpa adanya
Dirimu dalam tiap langkahku

Sabtu, 23 April 2011

PUJAAN HATIKU

Meski mendung
Menelan terang
Sinar dewi malam
Hingga kelap
Merajai malam

Cahaya matamu
Tetap tak pudar
Keanggunan dan kesederhanaan
Membuatmu  makin menawan.

Pujaan hatiku!
Ijinkanlah cintaku
Selalu berbunga
Di hatimu





AKU BUKAN TAMBATANMU

Untuk selalu setia
Dengan penuh ketulusan
Hingga ahir hayat nanti
Bukanlah janjiku!

Untuk rela berkorban
Dengan penuh keikhlasan
Demi kebahagiaanmu
Bukanlah sumpahku!

Bukankah kau tau
Siapa aku?
Beranjaklah jauh dariku
Karana aku
Bukanlah tambatan baik untukmu

































Selasa, 12 April 2011

SERPIHAN MASA LALU

Jangan pernah kau linangkan 
Air matamu
Hanya karna mengenangku
Jangan pernah kau sesalkan keputusanmu
Hanya karna teringat 
Lembaran masa lalu

Bangunlah impianmu
Tatap masa depanmu
Dengan dia 
Yang kini mendampingimu

Aku hayalah 
Serpihan masa lalumu
Tak akan nyata 
Dalam hidupmu

HARAPAN BARU

Lama hati ini beku
Setelah dera menerpaku.
Kini tumbuh harapan baru
Saat senyum merona
Menghiasi wajah cantikmu
Terlahir di depan mataku
Saat lantunan sapaan indah darimu
Terngiang di telingaku

Kini tak ada lagi pilu,
Dan aku tak tau
Apa yang terjadi denganku
Apakah aku terpaut olehmu?
Karna aku selalu teringat padamu

Rabu, 06 April 2011

CERITAKAN TENTENGKU

Ceritakan tentangku
Kepadanya sahabatku
Aku telah pergi
Bersama sajak-sajaku
Setelah lebih seribu malam menunggu
namun tak ada jawaban
Darinya untukku

Ceritakan tentangku
Kepadaya sahabatku
Meskipun dia tak memberikan
Hatiya untukku
Dia telah terukir
Dalam lembaran hidupku

ceritakan juga
Tentang sajak-sajakku,
Sajak-sajaku bayak menceritakan
Tentang dia sahabatku

HANYA HARAPAN

Sudah ratusan malam
Kuarungi penuh kehampaan
Mengemban perasaan terpendam

Entah sampai kapan
Ini mencekram?
Aku sendiri tak tau
Tak mampu menentukan

Haya harapan indah membayang
Sampai kini belum jadi kenyataan
Meski sudah lama derita semayam

PERGILAH KE ARAH KAU TUJU

Pergilah ke arah kau tuju
Smoga temukan suatu
Yang terukir di hatimu
Cukup air mataku
Yang berlinang
Mengecup bumi
Menghiasi perpisahan ini

BERKAS KENANGAN

Bila bunga yang aku nanti
Telah layu
Tak ada lagi
Yang bisa aku petik

Tinggal berkas kenangan lalu
Akan kukubur dalam-dalam
Lalu kubuatkan nisan
Beratas namakan keindahan
Gugur di tengah jalan

AKU TEMUI JAWABAN

 Aku temui jawaban
Di ruang rindu
Di sana juga kutemui pintu
Untuk keluar beranjak
Dari lara, tiap malam menerpaku

Kini aku bisa berdiri
Menyambut sapaan
Sang mentari

Selasa, 29 Maret 2011

MENANTI BINTANG

                  
Dalam keseyapan
Angin malam menebus
Merasuk keseluruh pori-poriku
Dingin pun terus meraba-raba
sekujur tubuhku

Tak sedikit pun terlintas bayanganmu
dalam benak pikiranku
untuk menemani kesendirianku
karena kini aku tau
Siapa dirimu

Lebih baik aku menanti bintang
Yang mampu menerangi
kegelapan dalam hatiku
yang kini belum nampak
Di hadapanku